Pages

Subscribe:

Selasa, 13 September 2011

Bertemu Vincent Willem van Gogh di Bawah Bintang-Bintang Malam

Share
BERTEMU VINCENT WILLEM VAN GOGH DI BAWAH BINTANG-BINTANG MALAM
Sempat Saya kecewa dengan Nama saya sendiri. Bagaimana tidak,? Bukan orang tua saya yang memberi nama tersebut. Nama “Vincent” bahkan tidak bisa dieja dengan tepat oleh kedua orang tua saya. Nama ini diberikan oleh orang tua Baptis saya yang berada di Belanda. Ia tak pernah memberitahukan apa artinya hingga sekarang ini. Sehingga saya yang harus mencari artinya sendiri.
Setelah sekian lama mencari arti nama saya, saya merasa bahagia menemukannya malam ini. Bahkan, saya merasa bangga memiliki nama “Vincent” (Walaupun ini nama yang umum untuk daerah tertentu) nama yang indah bagaikan bintang-bintang di langit. Seperti Sang bintang sejati Vincent Willem van Gogh (30 Maret 1853 – 29 Juli 1890), yah, sang bintang yang memiliki hidup yang suram sebelum ia bersinar terang. Lukisannya membuat saya terharu. Betapa tidak, ia menorehkan seluruh kegalutan hidupnya dalam lukisan-lukisannya yang indah. Bahkan dari lukisannya kita bisa melihat bagaimana pergumulan hidupnya. Lukisan adalah teman baginya, melukiskan berarti bercerita saat tidak bisa mengatakan sesuatu apapun pada orang lain.

Senin, 12 September 2011

Menggantikan Peran Papa untuk Sementara Waktu

Share
MENGGANTIKAN PERAN PAPA UNTUK SEMENTARA WAKTU

Kami semua tak tidur, setiap orang berjaga di rumahnya masing-masing. Sebagian lain sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tapi kami tidak. Saya, Mama, dan adik bertahan untuk tinggal di kost-kostan (OSM, Kel. Wainitu). Karena tidak mempunyai sanak saudara yang rumahnya bisa dijadikan tempat pengungsian lagi. Karena rumah sanak saudara kami semua harus terlebih dahulu melewati jalan-jalan yang kini sudah tidak aman lagi.
Saat tepat jam 11.00 pm., tembakan masih berbunyi dan masih terlihat asap gedung-gedung yang terbakar. Kami semua duduk di teras rumah kost. Karena mama terlalu takut, kepalanya sakit. Ia pun pergi tidur. Adik saya pun masuk ke kamar untuk tidur. Semua yang pada ngumpul juga udah pulang ke rumah masing-masing padahal jarak rumah dengan titik rawan hanya sekitar 400m. Sambil tetap waspada kompleks perumahan saya sudah mulai sunyi, hanya beberapa orang saja yang lalu lalang. Tembakan sekali-kali terdengar.

Minggu, 11 September 2011

Nyanyian Sedih Alam (Untuk Ambon)

Share
NYANYIAN SEDIH ALAM (UNTUK AMBON)

Saya pernah memposting tulisan mengenai Indahnya Musik Alam pada Malam hari. Selama ini saya sering mendengar nanyian rayuan alam yang syahdu. Saya selalu terpesona dengan nyanyian tersebut.
Namun, Malam ini saya sangat sedih. Hampir-hampir saya tidak bisa mendengar nyanyian itu, yang ada hanya bunyi Tembakan, tiang listrik, dsb. Saya menjadi gelisah dan takut. Semuanya menjadi galau.

AMBON KEMBALI BERDARAH

Share  
AMBON KEMBALI BERDARAH
Tepat jam 03.00 WIT kami semua sedang menikmati masakan Mama yang baru saja datang dari Saparua. Bahkan kami (saya dan adik saya) sedang merencanakan perjalanan ke Pasar Mardika untuk membeli perlengkapan OSPEK untuk besok hari. Tiba-tiba teman saya SMS mengatakan bahwa dirinya siap lari dari tempat kostnya. Wah ada apa ini?
Sambil OL di Facebook saya menanyakan teman saya yang tinggal berdekatan dengan Pasar Mardika bahwa apa yang terjadi, ia juga kurang tau. Saya pun memintanya untuk membeli perlengkapan ospek adik saya di Swalayan sekitar rumah teman saya. Ia pun menyetujui dan pergi membelinya. Beberapa menit kemudian ia, sms dan memaki saya karena sudah terkepung dalam swalayan.
Beberapa menit kemudian semua orang di kompleks perumahan saya berlarian keluar ke jalan, dan bebarapa jam kemudian kompleks Waringin Kelurahan WAINITU sudah terbakar. Asap naik menebal menghitami Ambon. Dan sekarang saya dan keluarga siap untuk mengungsi. Kabar terakhir, korban sudah berjatuhan.

Jumat, 09 September 2011

Kritikan Bagi Film Cowboys & Aliens

Share
 KRITIKAN BAGI FILM COWBOYS & ALIENS

Cowboys & Aliens adalah Film Fiksi yang baru saja dirilis 29 juli 2011 lalu. Film ini dibintangi oleh: Daniel Craig sebagai Jake Lonergan, seorang penjahat yang kemudian menjadi jagoan dengan amnesianya. Harrison Ford sebagai Kolonel Woodrow Dolarhyde, seorang peternak yang kuat dan kaya yang mengendalikan kota. Olivia Wilde sebagai Ella Swenson, seorang musafir yang misterius.
Film yang bercerita tentang Kehadiran Alien di Bumi dan dilawan oleh para koboi ini, ternyata meraup keuntungan yang besar. Bahkan menyusuli para pendahulunya seperti The Smurf, Harry Potter 7 dan Transformers. Tak heran jika film ini menjadi film unggulan sepanjang musim ini.
Namun, apakah para penontonnya puas dengan Film yang mengandalkan fiksi ini?